Kepala Kemenag Tuban: Jangan Korupsi dan Komersilkan Jabatan

Home / Berita / Kepala Kemenag Tuban: Jangan Korupsi dan Komersilkan Jabatan
Kepala Kemenag Tuban: Jangan Korupsi dan Komersilkan Jabatan Rapat kerja yang di lakukan jajaran kankemenag Tuban di aula kantor setempat (16/01/2020) (Foto: Ahmad Istihar / TimesIndonesia

TIMESTUBAN, TUBAN – Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tuban (Kemenag Tuban) Drs, Sahid, MM, mengingatkan kepada jajaran di lingkungan Kemenag Tuban untuk tidak korupsi dan komersialisasi jabatan.

Pernyataan itu disampaikan Sahid dalam rapat kerja pelaksanaan anggaran tahun 2020 di aula Kantor Kemenag setempat, Kamis (16/01/2020).

"Menurut Menteri Agama Bapak Fachrul Razi ada tiga prioritas aksi tentang korupsi itu adalah, pertama tutup semua pintu peluang terjadinya korupsi. Kedua, buka kehadiran 'whistle blower' dan ketiga tindak tegas (pelanggar), administrasi maupun hukum," ucapnya.

Kemenag-Tuban-a.jpg

Sahid mengibaratkan pegawai Kemenag bagaikan orang yang mengenakan pakaian berwarna putih.sedikit kena noda, maka akan jelas terlihat bekasnya. "Saya berharap tidak ada noda di pakaian putih tersebut," pintanya 

Di kesempatan rapat itu, Perencana Madya Kemenag Tuban, Arifin SH, mengatakan pelaksana laporan Dipa agar segera membuat laporan kegiatan, baik kegiatan sosialisasi, pertemuan, monitoring, maupun lainnya.

"Jangan sampai kegiatan menumpuk di akhir tahun, ini sangat berpengaruh pada penyerapan DIPA, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2019 dan susun laporannya segera jika belum selesai," pintanya.

"Untuk Sekjen, tidak ada kegiatan sama sekali, kecuali Bantuan Operasional Forum Kerukunan Umat Beragama senilai 40 juta rupiah, di mana tahun ini juga mengalami penurunan karena tahun 2019 ada 50 juta rupiah dan untuk pemaparan Dipa masing-masing seksi dan satker akan di sampaikan kemudian," pungkasnya

Raker teknis penyerapan tahun anggaran 2020 diikuti 65 peserta di lingkungan Kemenag Tuban yang terdiri dari pejabat, pengelola Dipa, dan pembantu bendahara pengeluaran. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com