Pasca Kematian Soleimani, Iran Tegaskan Tidak Ingin Berperang

Home / Berita / Pasca Kematian Soleimani, Iran Tegaskan Tidak Ingin Berperang
Pasca Kematian Soleimani, Iran Tegaskan Tidak Ingin Berperang Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Khaikal Azad. (FOTO: Putu Merta Surya Putra/Liputan6.com)

TIMESTUBAN, JAKARTA – Pemerintah Iran menegaskan tidak ingin berperang pasca kematian perwira tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani di Baghdad, Irak, Januari 2020 lalu.

"Tentu Iran tidak akan ingin berperang, tidak akan ingin mulai berperang," kata Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Khaikal Azad usai bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Bahkan, dalam kondisi seperti ini, Iran memilih mengadakan dialog yang dinamai Teheran Dialog Forum. Forum dialog itu, kata Azad, mengajak kerja sama seluruh negara-negara kawasan untuk memelihara keamanan dan perdamaian.

Menurut Azad, semua negara di dunia ingin mengetahui keadaan terakhir dan nyata terkait perkembangan di wilayah Timur Tengah.

Seperti yang diketahui, kata dia, Iran ditekan secara perekonomian yang luar biasa yang kami namakan terorisme perekonomian. 

"Begitu juga Iran diserang oleh Amerika Serikat, Mayjen Soleiman telah diteror oleh mereka tetapi Iran telah menunjukkan bahwa dia tetap akan bertahan. Dan Iran telah memberikan respon tegas kepada mereka dan tentu mereka sudah terima pesan dari Iran," lanjutnya.

Sebelumnya, Mayor Jenderal Qassem Soleimani tewas akibat serangan udara militer Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020 atas perintah Presiden AS Donald Trump. Pemimpin militer Iran itu tewas dalam perjalanan undangan resmi Pemerintah Irak di Baghdad. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com