Pemasangan Pipa Bawah Laut Hampir Tuntas, Warga Limbo akan Nikmati Air Bersih

Home / Berita / Pemasangan Pipa Bawah Laut Hampir Tuntas, Warga Limbo akan Nikmati Air Bersih
Pemasangan Pipa Bawah Laut Hampir Tuntas, Warga Limbo akan Nikmati Air Bersih Foto pemasangan Pipa air Bawa Laut. (FOTO: TNI AL Ternate dan Dive Seho Taliabu For TIMES Indonesia)

TIMESTUBAN, PULAU TALIABU – Impian Warga Desa Limbo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu , Maluku Utara untuk menikmati air bersih kini sudah dekat.

Sebelumnya, warga Limbo mengalami kesulitan air.  jika ingin mengkonsumsi air  bersih, mereka   harus  menempuh jarak yang cukup jauh dengan menggunakan transportasi laut menuju Desa Baringin, untuk mengambil kebutuhan air. Selain kebutuhan air bersih untuk minum, warga Limbo juga sering mencuci pakaian di muara sungai Desa Baringin.

pemasangan-Pipa-air-Bawa-Laut-2.jpg

Kondisi warga Desa Limbo  ini sudah berlangsung sangat lama, bahkan sebelum Kabupaten Pulau Taliabu dimekarkan. Beberapa proyek air bersih sempat masuk  namun tidak efektif.

Tetapi, dengan masuknya proyek air bersih  yang menggunakan anggaran sebesar Rp 40 M lebih ini, warga setempat berharap bisa dikerjakan dengan baik.

"Yang kami minta hanya 1, proyek ini dapat dikerjakan dengan benar agar kami bisa menikmati hasilnya tahun ini. Kebutuhan air bersih itu sangatlah kami harapkan. Karena ketersediaan air di Desa Kami itu tidak ada. Kalau ingin ambel air dan mencuci  pakean kami harus ke  Desa Baringin  lewat laut. Harus ada uang minyak lagi," ucap ibu yang di sapa mama Raputi.

pemasangan-Pipa-air-Bawa-Laut-3.jpg

Pekerjaan pemasangan pipa bawah laut sebagai jalur penyaluran air dari Desa Baringin ke Desa Limbo direncanakan bakal selesai tahun ini. Tim pemasang pipa bawah laut  yang sempat dikonfirmasi TIMES Indonesia Kamis (20/2/2020) mengatakan pemasangan pipa sudah mencapai 70%.

"Waktu pemasangan suda berjalan sdh 3 bulan berjalan mulai dari desember hingga februari dan sudah capai 70%. Dari informasi yang saya dapat  ditargetkan bulan ini selesai," kata Herman Anggota dive Seho Taliabu.

"Jarak antara Baringin ke Pulau Limbo itu 4 kilometer lebih. Karena pipa di pasang lewat dasar laut, jadi jaraknya mencapai  11 Km. Kami ada Kesulitan dalam penurunan pipa karena posisi pipa berada di selat Pulau Limbo depan Baringin kondisi  arus kuat dengan kecepatan arus 8-9 knot. Tapi kerja sama dan kerja keras kami bersama Tim TNI  Angkatan Laut Ternate semua kendala dapat teratasi," ucapnya.  (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com