Wali Kota Cirebon Minta Protokol Kesehatan Diterapkan di Stasiun Cirebon

Home / Berita / Wali Kota Cirebon Minta Protokol Kesehatan Diterapkan di Stasiun Cirebon
Wali Kota Cirebon Minta Protokol Kesehatan Diterapkan di Stasiun Cirebon Stasiun Cirebon. (FOTO: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESTUBAN, CIREBONWali Kota Cirebon Nasrudin Azis berharap jika kereta api mulai beroperasi, protokol kesehatan dan physical distancing harus diberlakukan sebelum penumpang turun di Stasiun Besar Cirebon.

Hal ini terkait kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang dikeluarkan Pemprov Jawa Barat, sebagai implementasi new normal life yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat selama masa pandemik Covid-19. Tujuannya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus Covid-19, namun masyarakat tetap produktif.

Azis melanjutkan, meskipun Kota Cirebon berstatus zona biru atau bisa menerapkan AKB dengan protokol kesehatan ketat, maka antisipasi adanya potensi penyebaran virus dari orang luar Kota Cirebon harus tetap dilakukan seperti melakukan rapid test kepada para penumpang.

"Sehingga, ketika kereta berhenti di Cirebon, bisa dipastikan penumpang aman atau tidak untuk masuk ke Cirebon," jelasnya saat silaturahim jajaran pejabat DAOP III Cirebon bersama Wali Kota Cirebon di Balaikota Cirebon, Rabu (3/6/2020).

Azis melanjutkan, AKB ini sebetulnya telah lama diterapkan di Kota Cirebon. Sebab, selama ini diberlakukan pengetatan physical distancing namun tetap memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitas, khususnya di bidang perekonomian.

Azis menambahkan, sarana transportasi seperti kereta api merupakan bagian penting untuk mendorong sektor perekonomian di Kota Cirebon yang mengandalkan perdagangan dan jasa, apalagi pendapatan pajak daerah terbesar berasal dari pajak restoran dan hotel.

"Ketika perjalanan kereta api banyak yang dibatalkan, otomatis sangat berdampak terhadap perekonomian Kota Cirebon. Untuk itu, koordinasi Pemerintah Kota Cirebon dan PT KAI merupakan hal penting ketika nanti AKB sudah diberlakukan di bidang transportasi kereta," ujarnya.

Sedangkan menurut Vice President PT KAI DAOP III Cirebon, Wisnu Pramudyo, pihaknya menginformasikan terkait kesiapan PT KAI dalam menerapkan protokol kesehatan saat new normal life atau AKB di bidang transportasi. "Kami juga memiliki Satgas Covid 19, maka dari itu akan diselaraskan dengan penanganan Covid-19 di Kota Cirebon," jelasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com