Aria Bima Harapkan Aktivis 212 Dapat Menjadi Bagian Pemerintahan Baru

Home / Berita / Aria Bima Harapkan Aktivis 212 Dapat Menjadi Bagian Pemerintahan Baru
Aria Bima Harapkan Aktivis 212 Dapat Menjadi Bagian Pemerintahan Baru Diskusi Bertajuk 'Jokowi Presiden - KH Ma'ruf Amin Wakil Presiden Kita Semua - Presiden dan Wakil Presiden Umat Islam (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)

TIMESTUBAN, JAKARTA – Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - KH Ma'ruf Amin, Aria Bima harapakan para aktivis dari 212 dan 411 dapat menjadi bagian pemerintahan baru Jokowi - KH Ma'ruf Amin periode 2019 - 2024.

Hal ini disampaikannya terkait stigma-stigma timudingan anti ulama yang melekat pada capres nomor urut 01 Jokowi. Semenjak bergulirnya perhelatan pada Pilkada 2017 di DKI Jakarta. 

"Jadi kita harapakan ada satu kesatuan dalam framming politik Indonesia. Ke depan bersama Pak Jokowi - KH Ma'ruf Amin kita harapkan tidak lagi ada kelompok yang termarjinalkan, yang terpinggirkan oleh figur kekuasaan yang waktu itu mungkin belum merasa dalam lingkaran kekuasaan," ucap Aria kepada wartawaan di Media Center Jokowi - KH Ma'ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Lebih lanjut, Politisi PDIP ini menyampaikan bahwa framming dari kegiatan aksi 212, 411 tentang aspirasi mengenai kesejahteraan umat menjadi tonggak dalam kepemipinan Jokowi - KH Ma'ruf Amin dalam 5 tahun kedepan memimpin Republik Indonesia.

"Itu yang perlu kami tegaskan bahwa framming Pak Jokowi - KH Ma'ruf Amin, bagaimana umat ini bersatu terutama hal yang berkaitan degan kesatuan bangsa. Karena pilar utama republik ini, bangsa ini adalah umat Islam," ucap Aria. 

Sebagaimana diketahui, aksi 212 yang terjadi beberapa tahun lalu merupakan bentuk akan protes umat Islam terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai menista agama Islam. Oleh sebabnya, Aria Bima mengatakan bahwa sudah saatnya semua masyarakat khususnya umat Islam untuk kembali bersatu dalam pengikutsertaan memajukan bangsa Indonesia. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com